Roof Garden
Pentingnya Sistem Drainase pada Roof Garden
Saat ini khususnya di perkotaan, Roof Garden menjadi pilihan terbaik bagi owner maupun arsitek sebagai lahan penghijauan pada properti. Selain sebagai area santai, roof garden dapat meningkatkan nilai properti itu sendiri. Pemilihan model roof garden pun kini beragam disesuaikan dengan luasan dan kemampuan kekuatan struktur bangunan. Pembangunan roof garden ini memang lebih kompleks dibandingkan taman pada lahan dasar, namun hadirnya Roof Garden ini membuat bangunan menjadi lebih modern dan sty…
Saat ini khususnya di perkotaan, Roof Garden menjadi pilihan terbaik bagi owner maupun arsitek sebagai lahan penghijauan pada properti. Selain sebagai area santai, roof garden dapat meningkatkan nilai properti itu sendiri. Pemilihan model roof garden pun kini beragam disesuaikan dengan luasan dan kemampuan kekuatan struktur bangunan.
Pembangunan roof garden ini memang lebih kompleks dibandingkan taman pada lahan dasar, namun hadirnya Roof Garden ini membuat bangunan menjadi lebih modern dan stylish. Maka dari itu, kapasitas bebas struktural harus disesuaikan. Pastikan dahulu model taman yang akan di banhun atau pemilihan jenis tanamannya. Begitu oun dengan elemen hardscape seperti bebatuan, dekorasi patung, kursi taman hingga air mancur atau kolam.
Pembuangan air atau sistem drainase menjadi hal utama yang perku diperhatikan. Pilih dan gunakan produk penunjang untuk memaksimalkan sistem drainase tetap efektif dan mencegah masalah kebocoran atap kedepannya. Saat ini produk penunjang seperti Drainage Cell sudah banyak di kenal masyarakat. Tidak hanya untuk sistem drainase namun dimodifikasi sebagai alas rumput sintetis. Tidak hanya Drainase cell, geotextile non woven pun menjadi produk penunjang untuk area Roof Garden.
Bagaimana cara kerja nya?
Setelah Anda memutuskan akan membuat Roof Garden, pastikan area taman atap / roof garden di wterproofing terlebih dahulu. Hal ini cukup umum atau sudah biasa dilakukan oara kontraktor atau pekerja bangunan. Namun, penggunaan drainage cell dan geotextile pun tak kalah penting. Setelah area sudah selesai di waterproofing, gunakan Drainage cell di bagian dasar lahan, lalu gunakan alas geotextile non woven sebagai filtrasi. Biasanya untuk membangun taman atap/roof garden menggunakan geotextile non woven 150gr. Setelah itu baru masukan pasir dilanjut dengan tanah subur yang siap untuk menanam tanaman.
Untuk diketahui, bahwa bentuk drainage cell ini berukuran 25x25x3 cm dengan lubang-lubang kecil. Gunanya untuk meningkatkan laju air di dalam tanah, dan geotextile inilah yang menahan psir atau tanah tidak masuk ke dalam drainage cell sehingga tidak terdapat penyumbatan di area dasar hingga masuk ke saluran pembuangan.
Sistem drainase seperti inilah yang saat ini sufah banyak diaplikasikan di gedung-gedung perkotaan. Tujuan utamanya membuat taman atap bebas dari kebocoran / mencegah atap bocor.
Untuk pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi kami. CV Danawa Indra Mitra Sentosa menjual produk produk penunjang landscape, seperti Drainage Cell, Geotextile Non Woven, Turfpave, Geocell dan lainnya. Barang Ready Stock dan di jamin harga terjangkau. Jika ada pemesanan besar, ada harga khusus untuk Anda.