Spesifikasi

Bahan Recycled Polypropylene
Berat 4 kg/m2
Warna Hitam

Deskripsi

Apa itu Drainage Cell

Drainage Cell atau biasa disebut juga Drainase Sel / Sel Drainase / Drainase Cell adalah material geosintetis berupa modul canggih yang di desain khusus untuk kebutuhan pembangunan Roof Garden (Taman Atap) dan alas Rumput Sintetis. Bekerja dengan membuka celah di antara permukaan dan lapisan tanah atau pondasi di bawahnya.

Tujuannya adalah memastikan aliran air hujan atau penyiraman tanaman yang lancar di bawah permukaan, menghindari penumpukan air, dan meningkatkan efisiensi aliran air. Sel-sel ini saling terhubung, dengan demikian akan membentuk permukaan yang stabil dan mampu menahan beban tertentu. Perbandingan dengan penggunaan metode tradisional, misalnya penggunaan batu, Drainage Cell merupakan solusi yang jauh lebih efektif, efisien, dan mudah untuk mengurangi resiko banjir akibat genangan air.

Bahan yang digunakan ialah polypropilene sehingga memiliki bobot ringan namun dapat menahan beban berat, yang juga merupakan bahan daur ulang. Drainase Cell terdiri dari panel-panel yang dapat digabungkan dengan cara interlocking dan relatif mudah dipasang. Sehingga Drainage Cell cocok digunakan untuk sistem drainase pada roof garden dan area rumput sintetis, karena dapat melancarkan aliran air dan mencegah genangan sehingga air dengan mudah mengalir ke resapan.

Penggunaan Drainage Cell bervariasi, sebagai contoh untuk Roof Garden di atas dak atau beton agar air dapat mengalir dengan baik di bagian bawah sehingga akar tanaman tetap terhindar dari pembusukan yang disebabkan karena tergenangnya air. Drainase Cell pada umumnya dipadukan juga dengan Geotextile Non Woven.

Drainage Cell berbeda dengan TurfPave. Secara model dan bentuk pun beda. Drainase Cell berfungsi sebagai sistem pengaliran air bawah permukaan untuk mencegah genangan, sementara Turfpave berfungsi sebagai penguat permukaan (grass/gravel paver) yang ditumbuhi rumput atau diisi kerikil.

Cara Kerja

Drainage Cell bekerja dengan menciptakan rongga udara di bawah media tanam atau permukaan konstruksi. Rongga tersebut menjadi jalur aliran air menuju saluran pembuangan sehingga air tidak menggenang.

Saat hujan turun, air melewati media tanam kemudian disaring oleh geotextile non woven. Setelah itu air masuk ke rongga Drainage Cell dan dialirkan menuju outlet drainase.

Dengan sistem tersebut tekanan air pada waterproofing menjadi jauh lebih kecil sehingga umur waterproofing lebih panjang.

Manfaat

  • Membantu laju air lebih terarah dan cepat mengalir ke saluran pembuangan karena memiliki rongga hingga 80%.
  • Mencegah atap bocor karena waterproofing rusak atau atap akibat genangan air yang terlalu lama.
  • Sebagai alas Rumput Sintetis sehingga kualitas rumput tetap terjaga.
  • Mencegah terjadinya perubahan warna Rumput Sintetis yang cepat karena tidak terjadi genangan air pada rumput.
  • Membuat rumput sintetis selalu terlihat kering dan bersih sehingga bebas bau lembab / apek / jamur.
  • Meningkatkan umur bagunan.
  • Meminimalisir resiko keretakan beton saat musim panas karena suhu yang tinggi.
  • Drainage Cell juga dapat menghindari pembusukan akar tanaman karena air yang tergenang.

Keunggulan

  • Ringan.
  • Kuat menahan beban berat.
  • Memastikan aliran air lancar dan efisien.
  • Terbuat dari bahan daur ulang.
  • Fleksibel.
  • Rakit dan pasang dengan mudah.
  • Harga terjangkau.
  • Tahan lama.

Implementasi

  • Roof Garden (Taman Atap / Dak).
  • Lapangan Golf.
  • Lapangan Futsal.
  • Lapangan Olahraga.
  • Taman Rumahan / Landscape.
  • Taman Kota atau Area Publik.
  • Planter Box.

Tempat-tempat atau bagunan yang biasa menggunakan Drainase Cell contohnya yaitu Hotel, Rumah Sakit, Taman Bermain, Rumah Pribadi, Kantor, Gedung, Restoran, Tempat Olahraga, Kampus / Universitas, Mall, dan lainnya.

Cara Pemasangan

Anda dapat dengan sangat mudah merakit Drainase Cell karena slot pada masing-masing panel dapat saling mengunci satu sama lain (interlocking).

  • Cara Pemasangan pada Area Roof Garden

Setelah bangunan dak sudah terpasang waterproofing, pasang Drainase Cell secara merata. Pemasangan ini sangat mudah karena hanya seperti puzzle. Selanjutnya, gelar Geotextile Non Woven 150gr di atas Drainage Cell sebagai filtrasi, kemudian media tanam pasir dan tanah. Selanjutnya, siap untuk menanam tanaman yang Anda inginkan.

  • Cara Pemasangan pada Area Rumput Sintetis

Jika lahan terbuat dari beton, lantai, dan sejenisnya, Anda bisa langsung memasang Drainase Sel secara merata lalu gelar rumput sintetis. Jika lahan masih media tanam atau tanah, bersihkan lahan dari rumput liar dan bebatuan, gelar Geotextile Non Woven agar Drainage Cell tetap bersih lalu gelar rumput sintetis.

Kesalahan Umum Saat Pemasangan

  • Tidak memakai Geotextile.
  • Outlet drainase terlalu kecil.
  • Waterproofing belum diuji.
  • Drainage Cell dipasang terbalik.
  • Sambungan tidak rapat.

Supplier Drainage Cell untuk Berbagai Proyek

Produk Drainage Cell yang kami suplai telah digunakan pada berbagai jenis proyek, mulai dari rumah tinggal, kawasan perumahan, gedung komersial, taman, dan roof garden, hingga proyek berskala nasional seperti kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Dengan pengalaman menangani berbagai kebutuhan proyek, kami dapat membantu merekomendasikan tipe Drainage Cell yang sesuai dengan kondisi lapangan dan sistem drainase yang dibutuhkan.

Kami juga telah melayani pengiriman ke lebih dari 20 provinsi di Indonesia serta mendukung proyek dengan kebutuhan mulai dari skala kecil hingga proyek seluas lebih dari 1.000 m².

Panduan & Artikel Terkait